Seorang guru ilmu pengetahuan sekolah menengah ingin mendemonstrasikan suatu konsep pada para siswanya. Di mengambil sebuah toples bermulut lebar dan meletakkan beberapa batu besar di dalamnya.
Kemudian dia bertanya pada kelasnya, “ Apakah ini penuh?” Dengan suara bulat, kelas menjawab, “Ya!”
Lalu guru itu mengambil seember kerikil dan menumpahkannya ke dalam toples. Batu-batu kecil itu masuk ke celah antara batu-batu besar.
Kemudian dia bertanya pada kelasnya, “Apakah ini penuh?” Kali ini ada beberapa siswa yang diam tapi sebagian besar menjawab , “Ya!”.
Lalu guru itu mengambil sekaleng pasir dan menuangkannya ke dalam toples, pasir-pasir itu mengisi celah antara kerikil.
Untuk ketiga kalinya, guru itu bertanya, “Apakah ini penuh?” Sekarang sebagian siswa berhati-hati menjawab tetapi sekali lagi banyak yang menjawab. “Ya!”.
Kemudian guru itu membawa sekendi air dan menuangkannya ke dalam toples. Air itu memenuhi pasir. Saat ini guru bertanya pada kelasnya, “Apa maksud demonstrasi ini?”
Seorang siswa yang pandai mengangkat tangannya dan kemudian menjawab, “Seberapapun jadwal seseorang dalam hidup, dia selalau dapat menyelipkan hal-hal lain!”
“Tidak,” jawab guru itu.
“maksudnya adalah jika kau tidak meletakkan batu-batu besar itu ke dalam toples pertama kali, maka kau tidak akan dapat memasukkannya lagi. Batu-batu besar adalah hal penting dalam hidupmu- Tuhan,keluarga, sekolah/pekerjaan- Jika kau mengisi hidupmu dengan hal-hal yang kecil-bermalas-malasan- maka kau tidak akan pernah punya waktu untuk hal-hal penting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar